Analisis Uji Kualitas Air Hujan Berdasarkan Parameter Kimia di Desa Bukit Burasi Wilayah Kerja Puskesmas Hilisalawa’ahe Kabupaten Nias
Kata Kunci:
Air Hujan, Parameter KimiaAbstrak
Air hujan merupakan salah satu sumber air utama yang digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti memasak, mencuci piring, mandi dan minum juga.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis uji kualitas air hujan sebagai sumber utama di Desa Bukit Burasi Wilayah Kerja Puskesmas Hilisalawa’ahe Kabupaten Nias selatan. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen laboratorium. Objek penelitian ini adalah air hujan milik masyarakat. Titik pengambilan sampel bersifat non probability dan purposive sampling yakni pengambilan sampel tanpa peluang dan karena pertimbangan tertentu yang dipilih secara sengaja. Sedangkan untuk sampel subyeknya adalah masyarakat yang tinggal di sekitar desa Burasi Wilayah Kerja Puskesmas Hilisalawa’ahe Kabupaten Nias Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei s.d Juni 2025. Jumlah KK sebanyak 74 kk. sebanyak 30 responden yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan Instrumen penelitian yang digunakan adalah Kuesioner Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT) dan Alat yang digunakan adalah peralatan pengambilan sampel air dan pengukuran parameter lapangan seperti misalnya suhu dan pH. Sedangkan peralatan lainnya adalah peralatan pengujian kualitas air di laboratorium, kemudian hasilnya disajikan dalam bentuk tabel distribusi disertai dengan penjelasannya. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kualitas air hujan di lokasi penelitian berdasarkan hasil laboratorium jika ditinjau dari parameter kimia masih di bawah baku mutu kualitas air minum yang dipersyaratkan menurut Permenkes RI No. 02 Tahun 2023. Sehingga Kualitas air hujan dengan kondisi cukup baik dan layak digunakan sebagai sumber air bersih bagi masyarakat setempat. Sebagai saran yaitu perlu adanya perhatian yang lebih serius terhadap kualitas air hujan sebagai sumber air bersih, terutama dalam pengelolaan dan pemantauan terhadap parameter-parameter yang menjadi indikator kualitas air hujan. Hal ini sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat dan lingkungan yang baik di daerah tersebut.
Referensi
Afrizal, H. (2020). Zona Kontaminasi Air Tanah dan Air Permukaan Dengan Metoda Indeks Pencemaran di Lereng Gunung Manglayang Bagian Tenggara Wilayah Jatinagor dan Sekitarnya.
Agustina, K., Santjoko, H., & Bagyono, T. (2019). Pasir Kuarsa dan Arang Aktif Sebagai Media Filtrasi Untuk Menurunkan Kandungan Besi (Fe) Pada Air Sumur Gali di Dusun Tempursari.
Andriani, G., Winarno, D. J., & Kusumaastuti, D. I. 2021. Analisis Kualitas Air Hasil Pengolahan Air Hujan Dengan Metode Elektrolisis Menjadi Air Bersih. Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain.
Ahmad, 2020. Kualitas air hujan sebagai sumber air minum terhadap kesehatan masyarakat. Dinamika Lingkungan Indonesia.
Anuar K., Adrianto A., Sukendi., 2023. Analisis kualitas air hujan sebagi sumber air minum terhadap kesehatan masyarakat (studi kasus di kecamtan bangko bagansiapi api). Jurnal Dinamika Lingkungan Indonesia.
Asnaning, A. R., Surya, S., & Saputra, A. E. 2019. Uji Kualitas Air Hujan Hasil Filtrasi Untuk Penyediaan Air Bersih. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian
Cahyani, N. N., Setiadi, T., & Kartika, A. 2021. Analisis Kualitas Air Hujan di Wilayah Karanganyar Jawa Tengah. Prosiding Seminar Nasional Kimia dan Pendidikan Kimia (SNKPK) Universitas Sebelas Maret.
Chandra Budiman.. 2020. Pengantar Kesehatan Lingkungan. EGC: Jakarta.
Diatara, S. A., Ashdak, C., & Suryadi, E. (2019). Analisis Kualitas Air Sumur di Sekitar Kawasan Industri Tekstil di Kota Cimahi (Studi Kasus Air Sumur Warga di Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi). Universitas Kristen Satya Wacana.
Djalle R. N. P., Sutopo Y. K., Ekawati S. A., 2022. Konsep Pemanen Air Hujan (Rainwater Harvesting) sebagai Alternatif Sumber Daya Air Bersih di Kampung Lakkang Kota Makassar. Jurnal WKM.
Effendi, H., (2023), Telaah Kualitas Air, Kanisius; Yogyakarta
Embongbulan, A., Parinding, C., Sharies, E., Ema, S. S., Pademme, S., & Ambali, D. P. 2021. Pemanenan Air Hujan Sebagai Alternatif Pengelolaan Sumber Daya Air Di Rumah. Journal Dynamic SainT.
Fikriyah, K. (2021). Penentuan Kadar Besi di Air Sumur Perkotaan, Pedesaan, dan Dekat Persawahan di Daerah Jember Secara Spektrofotometri UV-VIS.
Hammado, N., & Liwu, L. L. (2023). Analisis Kualitas Air Sumur Untuk Ekstraksi Pati Sagu. Cokroaminoto Journal of Chemical Science, 4(1).
Hargono, A., & Choirunnisa, Z. (2022). Penyuluhan Pengolahan Sanitasi Air Bersih Untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Desa Mengare, Kabupaten Gresik.
Hartono, E., & Susilowati, D. (2019). Analisis Besi (Fe) dalam Air Sumur di Daerah Kergan, Sukoharjo secara Spektrofotometri Serapan Atom.
Hasnawi, H. (2020). Pengaruh Konstruksi Sumur Terhadap Kandungan Bakteri Eschercia Coli Pada Air Sumur Gali di Desa Dopalak Kecamatan Paleleh Kabupaten Buol
Hidayanti., (2020). Proses Terjadinya Hujan. https://unicimi.ac.id/proses-terjadi-nya- hujan/. 5 April 2025.
Joko T. 2020. Unit Air Baku Dalam Sistem Penyediaan Air Minum. Graha Ilmu: Yogyakarta.
Kasjono. 2019. Tekhnik Sampling Untuk Penelitian Kesehatan. Graha Ilmu: Yogyakarta. Kusnoputranto Haryoto.2020. Kesehatan Lingkungan. UI: Jakarta.
Mayasari, 2020, Analisis Kualitas Air Hujan Dan Limpasan Melalui Media Green Roof di Kampus IPB Darmaga Bogor, Skripsi. https://repository.ipb.ac.id.
Machfoed. 2020. Prinsip Dasar Kesehatan Lingkungan. Airlangga: Surabaya. Moh Nasir. 2021. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia Anggota IKAPI: Bogor.
Ngibad, K. (2023). Analisis Kuantitatif Fe dan Mn dalam Air Sumur Menggunakan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Journal of Chemistry, Education, and Science
Nisah, K., & Nadhifa, H. (2020). Analisis Kadar Logam Fe dan Mn Pada Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Dengan Metode Spektrofotometri Serapan Atom.
Notoatmodjo Soehidjo. 2019. Metode Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta: Jakarta.
##submission.additionalFiles##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The copyright of the received article shall be assigned to the journal as the publisher of the journal. The intended copyright includes the right to publish the article in various forms (including reprints).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
In line with the license, authors and any users (readers and other researchers) are allowed to share and adapt the material. In addition, the material must be given appropriate credit, provided with a link to the license, and indicated if changes were made. If authors remix, transform or build upon the material, authors must distribute their contributions under the same license as the original.


