Penerapan Pembelajaran Matematika Kontekstual Terkait Kesehatan untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa di Sekolah Dasar

Penulis

  • Andri Imam Subekhi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Babunnajah Pandeglang
  • Teguh Ardianto STKIP Babunnajah Pandeglang
  • Swastika Oktavia Universitas Mathla’ul Anwar Banten

Kata Kunci:

Mathematics Learning, Contextual, Health, Elementary School, Classroom Action Research

Abstrak

This Classroom Action Research (CAR) aims to improve elementary school students' understanding in mathematics learning through the application of a contextual approach associated with health topics. The focus of the research is to see how the use of health problems in mathematics problems can motivate students to better understand mathematical concepts such as measurement, statistics, and basic arithmetic. This research was conducted in two cycles, with each cycle involving the planning, action, observation, and reflection stages. The results of the study indicate that the use of a health context in mathematics learning can increase students' active participation and their understanding of the material being taught.

Referensi

Depdiknas. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Trianto. (2011). Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Widodo, S. (2017). Pembelajaran Matematika Kontekstual. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Depdiknas. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Trianto. (2011). Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Widodo, S. (2017). Pembelajaran Matematika Kontekstual. Yogyakarta: Graha Ilmu.

NCTM (National Council of Teachers of Mathematics). (2000). Principles and Standards for School Mathematics. Reston, VA: NCTM.

Sanjaya, W. (2008). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Suyanto, A. & Jihad, A. (2013). Menjadi Guru Profesional: Strategi Meningkatkan Kualifikasi dan Kualitas Guru di Era Global. Jakarta: Erlangga.

Hudojo, H. (2005). Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Matematika. Malang: Universitas Negeri Malang.

Yamin, M. & Ansari, B. I. (2011). Taktik Mengembangkan Kemampuan Individual Siswa. Jakarta: Gaung Persada Press.

Kosasih, E. (2014). Kompetensi-Kompentensi Abad 21: Pedoman Guru dalam Pembelajaran. Bandung: Yrama Widya.

Ozer, M. (2006). Using Health Context in Mathematics Education. Educational Studies in Mathematics, 62(1), 1-10.

Wahyudin, D. (2013). Penerapan Pembelajaran Kontekstual pada Mata Pelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 15-24.

Zulkardi. (2002). Developing a Learning Environment on Realistic Mathematics Education for Indonesian Student Teachers. Doctoral dissertation, University of Twente.

##submission.additionalFiles##

Diterbitkan

2024-11-19

Terbitan

Bagian

Articles