AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN PANDAN WANGI (PANDANUS AMARYLLIFOLIUS ROXB.) TERHADAP BAKTERI PROPIONIBACTERIUM ACNES
Kata Kunci:
Jerawat, daun pandan wangi, propionibacterium acnesAbstrak
Jerawat (acne) adalah penyakit akibat berlebihannya produksi kelenjar minyak (sebum) pada permukaan kulit. Peningkatan jumlah kuman dapat berdampak pada kondisi ini. Bakteri Propionibacterium acnes menyebabkan kulit pecah menjadi pustula dan papula ketika mengekstrak asam lemak bebas dari sebum dan merangsang sel neutrofil membesar. Beberapa tumbuhan, seperti daun pandan aromatik, memiliki sifat antibakteri yang dapat digunakan untuk mengobati jerawat. Penelitian ini merupakan sebuah eksperimen. Daun pandan aromatik dimaserasi dengan etanol 70% kemudian diuapkan dalam rotary evaporator hingga diperoleh ekstrak kental. Kami menggunakan teknik difusi untuk menguji aktivitas antibakteri. Temuan berikut diperoleh dari penelitian ini, yang mengukur zona hambat dalam uji aktivitas ekstrak etanol daun pandan aromatik terhadap bakteri Propionibacterium acnes: 4,43 mm adalah rata-rata zona hambat pada konsentrasi daun pandan aromatik 40 mg/ml. ekstrak; 5,67 mm adalah zona hambat rata-rata pada dosis 50 mg/mlmm.
Referensi
Beylot C., Auffret N., Poli F., Claudel J.P., Leccia M.T., Del Giudice P., .2014. Propionibacterium Acnes : An Update on Its Role in the Pathogenesis of Acne. Jeur Acad Dermatology Venereol. 28(3) : 271-8
Cahyanto T, Sujarwo T dan Lestari . 2015. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Beluntas (Pluchea Indica (L.) Less.) terhadap Propionibacterium Acnes Penyebab Jerawat. Research Gate. 9(1)
George, R dan Sidharan R. 2018. Factors aggravating or precipitating acne in indian adult : a hospital-based study of 110 cases indian journal of dermatology, vol 63 (4): 328-331.
Harahap dan Nurbaity. 2021. Skrining Fitokimia dari Senyawa Metabolit Skunder Buah JAmbu Merah (Psidum Guajava L.,). Edumatsains, 5 (2), 153-164
Jacky, Dea dan Ayu. 2019. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Panda Wangi (Pandanus Amaryllifolius Roxb.) terhadap Bakteri Peenyabab Diare. Jurnal Kesehatan Saelmakers Perdana, 2 (1), 91-8
Mardiyaningsih, A., & Aini, R. (2014). Pengembangan potensi ekstrak daun pandan (Pandanus amaryllifolius Roxb) sebagai agen antibakteri. Pharmaciana, 4: 185- 192
Minarno, Eko Budi. (2015). Skrining Fitokimia Dan Kandungan Total Flavanoid Pada Buah Carica (pubescens Lenne) & K. Koch Di Kawasan Bromo, Cangar, Dan Dataran Tinggi Dieng. Jurnal El-Hayah. 5(2). 73-82.
N. Sifatullah dan Zulkarnain. 2021 .Jerawat (Acne vulgaris): Review Penyakit Infeksi Pada Kulit, Prosiding Biologi Achieving the Sustainable Development Goals with Biodiversity in Confronting Climate Change. Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Alauddin Makassar.
Roslizawaty, Ramadani, N. Y., Fakhrurrazi, & Herrialfian. (2013). Aktivitas Antibakterial Ekstrak Etanol Dan Rebusan Sarang Semut (Myrmecodia Sp.) Terhadap Bakteri Escherichia coli. Jurnal Medika Veterinaria, 7(2).
Umar, A., Krihariyani, D., & Mutiarawati, D. T. (2012). Pengaruh Pemberian EkstrakDaun Binahong (Andredera cordifolia(TEN) steenis) Terhadap Kesembuhan LukaInfeksi Staphylococcus aureus Pada Mencit. Analisis Kesehatan Sains, 1(2).
Wardani, Yuli dan Sugandi. 2019. Uji Aktivitas Antibakteri Penyebab Jerawat Staphylococcus epidermidis Menggunakan Ekstrak Daun Ashitaba (Angelica keiskei). Lumbung Farmasi ,Vol 1 No 1,
Wibawa, I. G. A. E., & Winaya, K. K. 2019. Karakteristik penderita Acne vulgaris di Rumah Sakit Umum (RSU) Indera Denpasar periode 2014-2015. Jurnal Medika Udayana. vol 8(11): 1–4.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Na’imatul Retno Faizah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The copyright of the received article shall be assigned to the journal as the publisher of the journal. The intended copyright includes the right to publish the article in various forms (including reprints).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
In line with the license, authors and any users (readers and other researchers) are allowed to share and adapt the material. In addition, the material must be given appropriate credit, provided with a link to the license, and indicated if changes were made. If authors remix, transform or build upon the material, authors must distribute their contributions under the same license as the original.


