UJI AKTIVITAS EKSTRAK KULIT BUAH JERUK PURUT (Citrus hystrix) SEBAGAI INSEKTISIDA ALAMI PEMBASMI LARVA INSTAR III Culex sp
Kata Kunci:
kulit buah jeruk purut, Culex sp, insektisidaAbstrak
Penggunaan bahan kimia sebagai insektisida telah menimbulkan resistensi, masalah kesehatan, dan masalah lingkungan. Ekstrak dari kulit buah jeruk purut sebagai insektisida alami Culex sp. dapat digunakan sebagai alternatif insektisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak kulit buah jeruk purut terhadap mortalitas larva instar III nyamuk Culex sp. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah P0 (air sumur) sebagai kontrol, P1 (konsentrasi 100 ppm ekstrak), P2 (konsentrasi 250 ppm ekstrak), P3 (konsentrasi 500 ppm ekstrak), dan P4 (konsentrasi 1000 ppm ekstrak). Parameter penelitian ini adalah mortalitas dari larva nyamuk Culex sp. serta mencari LC50 dan LC90. Data dianalisis menggunakan ANAVA (Analisis Varian) dan uji lanjut Jarak Nyata Duncan pada taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh ekstrak kulit buah jeruk purut memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap mortalitas larva instar III Culex sp. LC50 24 jam dari ekstrak kulit buah jeruk purut yaitu 301,66 ppm. Simpulan penelitian ini adalah ekstrak kulit buah jeruk purut berpengaruh nyata terhadap mortalitas Culex sp. instar III. Pemberian ekstrak kulit buah jeruk purut menunjukkan jumlah kematian terbesar terdapat pada konsentrasi 1000 ppm dengan jumlah kematian 100% selama 24 jam.
Kata kunci: kulit buah jeruk purut, Culex sp, insektisida
Referensi
Ahdiyah, I. dan Purwani, K.I. 2015. Pengaruh Ekstrak Kulit buah Mangkokan (Nothopanax scutellarium) sebagai Larvasida Nyamuk Culex sp. Jurnal Sains dan Seni ITS, 4(2):32-36.
Achmad. 2008. Penentuan Belajar Kimia Dasar Kimia Larutan. PT. Citra Aditya Bakti. Bandung.
Andriani, L., Yulianis, dan Sukmawati N. 2015. Uji Aktifitas Larvasida Terhadap Larva Culex sp dan Aedes sp dari Ekstrak Kulit Buah Alpukat. Prosiding Seminar Nasional & Workshop Perkembangan Terkini Sains Farmasi & Klinik.
Adrianto, Hebert dkk. 2014. Efektivitas Ekstrak Kulit Buah Jeruk Purut (Citrus hystrix), Jeruk Limau (Citrus amblycarpa), dan Jeruk Bali (Citrus maxima) Terhadap Larva Aedes aegypti. Jurnal Aspirator.Vol 6 (1):1-6.
Asmaliyah dkk. 2010. Pengenalan Tumbuhan Penghasil Pestisida Nabati dan Pemanfaatannya Secara Tradisional. Kementerian Kehutanan Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan Pusat Penelitian dan Pengembangan Produktifitas Hutan. Palembang.
Arifin, Helmi, Heppy, Elka. 2010. Efek Ekstrak Etanol Biji Pisang Muda (Areca catechu L.) terhadap Aktivitas Sistem Saraf Pusat Mencit Putih. Jurnal Sains dan Teknologi Informasi. Vol 15(1).
Ashour, Rinker, Sandall. 2010. Biochemistry of Terpenoids: Monoterpenes, Sequiterpenes and Diterpenes. 2nd edition. Blackwell Publishing Ltd. USA. 40(3).
Anonymous. 2015. Jeruk Purut, Ciri-Ciri Jeruk Purut, Serta Khasiat dan Manfaatnya.http://www.tanobat.com/jeruk-purut-ciri-ciri-jeruk-purut-serta-
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes 17)
ISSN: 2715-0976
Vol. 2 No. 2, Mei 2021
khasiat-dan manfaatnya.html. Diakses 23 Juni 2016.
Cania, B. 2013. Uji Efektifitas Larvasida Ekstrak Kulit Buah Legundi (Vitextrifolia) Terhadap Larva Aedesa egepty. Medical Journal of Lampung University, 2 (4): 52-60.
Dalimartha, Setiawan. 2004. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia jilid 2. Trubus Agriwidya. Jakarta.
Dharmawan, R. 1993. Metoda Identifikasi Spesies Kembar Nyamuk Anopheles. Universitas Sebelas Maret Press. Surakarta.
Gani, Y.I. 2011. Efek Residu Bacillus thuringiensisisraelensis terhadap Aedesal bopictus dan Culex quinquefasciatus di dalam Bak Fiber Glass, Keramik, dan Semen. Skripsi. Universitas Indonesia, Fakultas Kedokteran.
Hariana, Arief. 2013. 262 Tumbuhan Obat dan Khasiatnya. Penebar Swadaya. Jakarta.
Hanafiah. 2012. Rancangan Percobaan Teoridan Aplikasi. PT Raja Grafindo. Persada. Jakarta.
Isnaini, Muhammad dkk. 2015. Pengujian Beberapa Jenis Insektisida Nabati Terhadap Kutu Beras (Sitophilus Oryzae L). Jurnal Biota Vol. 1(1): 1-8.
Irianto, A. 2010. Statistik Konsep Dasar, Aplikasi, dan Pengembangnya. Prenada Media Group. Jakarta.
Ismawan, B. 2012. Herbal Indonesia Berkhasiat. PT. Trubus Swadaya. Depok.
Istianah, A.M., S.W.U., dan L.A. 2013. Efektivitas Biolarvasida Minyak Kulit Buah Jeruk Purut (Citrus hystrix) Terhadap Larva Instar III Nyamuk Aedesa egypti (Effectivity Biolarvasida Kaffir Lime Oil (Citrus hystrix) Against Larva Stage III Mosquito Aedesaegypti). Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa.
Jumar. 2000. Entomologi Pertanian. Rineka Cipta. Jakarta.
Kurniawati, N. 2010. Sehat dan Cantik Alami Berkat: Khasiat Bumbu Dapur. Penerbit Qanita. Jakarta.
Lestari, B.D., Gama, Z.P. dan Rahardi, B. 2009. Identifikasi Nyamuk di Kelurahan Sawojajar Kota Malang. Laporan Akhir Hasil Penelitian. Malang. Universitas Brawijaya.
Masy’ab, N. 2015. Jenis-Jenis dan Kepadatan Larva Nyamuk di Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Medan. Skripsi. Universitas Sumatera Utara, Fakultas Kedokteran.
Meah dan Kebede-Weshead. 2011. Essential Laboratory skill for Biosciences. British Library.
Novianto, W.I. 2007. Kemampuan Hidup Larva Culex quinquefasciatus Say Pada Habitat Limbah Cair Rumah Tangga. Skripsi. Universitas Sebelas Maret, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
Nurmaulina, W., dan Sumekar, D.W. 2016. Upaya Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue, Aedes Aegypti L. Menggunakan Bioinsektisida. Majority. Vol 5 (2):131.
Rahmawati, E., Hidayat, M.T dan Budijastuti, W. 2013. Pemanfaatan Biji Mimba (Azadirachta indica) sebagai Larvasida Nyamuk Culex sp. Lentera Bio. Vol. 2 (3)207–210.
Sholichah, Z. 2009. Ancaman Nyamuk Culex sp yang Terabaikan. Jurnal Balaba. 5 (1): 21-23.
Susilowati, D dkk. Tanpa Tahun. Efek Penolak Serangga (Insect Repellent) dan Larvasida Ekstrak Kulit Buah Jeruk Purut (Citrus Hystrix D.C.) terhadap Aedes Aegypti. Surakarta. Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi.
Tjitrosoepomo, G. 2013. Taksonomi Tumbuhan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Tarumingkeng, R.C. 2008. Pestisida dan Penggunaannya. https://www.scribd.com/doc/3116466/PESTISIDADANPENGGUNAANNYA. Diakses pada tanggal 16 Juni 2016.
Tiwari, Agarwal, Shankar. 2011. Phytochemical Screening and Extraction: A review. Internationale Pharmaceutica Sciencia. Vol 1(1).
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes 17)
ISSN: 2715-0976
Vol. 2 No. 2, Mei 2021
Wiryanta, W.T. Bernard. 2005. Sukses Membuahkan Jeruk dalam Pot. Agromedia Pustaka. Jakarta.
WHO. 2005. Guidelines for laboratory and field Testing of Mosquito Larvacidies. Hal 1112. (http://whqlipdoc.who.int/hq/2005/WHO_CDS_WHOPES_ GCDPP_2005.13.pdf. Diakses pada tanggal 10 Oktober 2016.
Yulianti, S dan Suyanti, S. 2012. Panduan Lengkap Minyak Asiri. Penebar Swadaya. Jakarta.
Yunita, E.A., Suprapti, N.H. dan Hidayat, J.W. 2009. Pengaruh Ekstrak Kulit Buah Teklan (eupatorium riparium) terhadap Mortalitas dan Perkembangan Larva Aedes aegypti. BIOMA.Vol. 11(1): 11-17.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The copyright of the received article shall be assigned to the journal as the publisher of the journal. The intended copyright includes the right to publish the article in various forms (including reprints).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
In line with the license, authors and any users (readers and other researchers) are allowed to share and adapt the material. In addition, the material must be given appropriate credit, provided with a link to the license, and indicated if changes were made. If authors remix, transform or build upon the material, authors must distribute their contributions under the same license as the original.


