UJI DAYA HAMBAT Candida albicans ATCC® 1023 EKSTRAK KLOROFORM DAUN SIRIH MERAH (Piper betle L. var Rubrum)

Penulis

  • Ani Florida Ngete STIKES Tujuh Belas

Kata Kunci:

antijamur, sirih merah, Candida albicans, difusi

Abstrak

Tanaman sirih merah (Piper betle L. var Rubrum) merupakan salah satu tanaman yang secara empiris digunakan sebagai antijamur. Flavonoid, saponin, dan minyak atsiri yang terkandung di dalamnya diduga bersifat antijamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antijamur ekstrak kloroform daun sirih merah terhadap Candida albicans ATCC® 10231. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode difusi menggunakan media agar dibuat sumuran yang digunakan untuk kontrol positif, kontrol negatif, dan untuk larutan uji dengan seri konsentrasi 0,625%, 1,25%, 2,5%, dan 5%. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah ekstrak kloroform daun sirih merah efektif menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans ATCC® 10231 pada konsentrasi 5% dengan metode difusi.

Kata Kunci: antijamur, sirih merah, Candida albicans, difusi

Referensi

Departemen Kesehatan RI. 1979. Materia Medika Indonesia. Jilid I. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.

Jawetz, E., Melnick, J.L., and Adelberg, E.A., 2007. Medical Microbiology. 23 th Ed. diterjemahkan oleh Retna Neary Elferia. Jakarta. 635 – 658, 665 – 667.

Sudewo, B., 2005. Basmi Penyakit dengan Sirih Merah. Argo Media Pustaka. Jakarta.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-04-12

Terbitan

Bagian

Articles