UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL MAHKOTA DAUN NANAS (Ananas comosus) TERHADAP BAKTERI Salmonella typhi

Authors

  • Fitri Susilowati Stikes Tujuh Belas
  • Octaviana Dyah Oentari Stikes Tujuh Belas
  • Na’imatul Retno Faizah Stikes Tujuh Belas

Keywords:

mahkota daun nanas, antibakteri, Salmonella typhi

Abstract

Nanas (Ananas comosus) merupkan salah satu tanaman digunakan sebagai bahan herbal alami untuk pengobatan infeksi bakteri. Kandungan kimia mahkota daun nanas adalah kumarin, terpenoid, phlobatannin, alkaloid, fenol, saponin, kuinon, cardiac glycoside, steroid, dan flavonoid. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol mahkota daun nanas (Ananas comosus) dan konsentrasi ekstrak yang paling baik dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi.Ekstraksi mahkota daun nanas menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Hasil ekstraksi dilakukan uji aktivitas antibakteri terhadap Salmonella typhi menggunakan metode difusi dengan konsentrasi 25 mg/ml, 50 mg/ml, dan 75 mg/ml.

Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol mahkota daun nanas (Ananas comosus) mampu menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi, konsentrasi 25 mg/ml, 50 mg/ml, 75 mg/ml, dan kontrol positif memiliki respon hambatan lemah. Konsentrasi ekstrak mahkota daun nanas (Ananas comosus) 75 mg/ml paling baik dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi dengan rata-rata zona hambat 2,20 mm.

References

Aminah, S dan Dewi, A. 2022. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol 96% Kulit Nanas (Ananas comosus (L.) Merr) Terhadap Bakteri Escherichia coli. Jurnal Farmasi. 4(2): 64-71.

Azizah, S. 2022. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Mahkota Daun Nanas (Ananas comosus) Kota Prabumulih Terhadap Staphylococcus aureus. Skripsi. Fakultas Kedokteran. Universitas Sriwijaya Palembang.

Imara, F. 2020. Salmonella typhi Bakteri Penyebab Demam Tifoid. Prosiding Seminar Nasional Biologi di Era Pandemi COVID-19. 1-5.

Julianto, T.S. 2019. Fitokimia: Tinjauan Metabolit Sekunder dan Skrining Fitokimia. UII Press. Yogyakarta.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (KemenKes RI). 2019. Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementerian Kesehatan RI: Jakarta.

Nugroho, H.P., Prima, N.F dan Mochamad, A.A. 2022. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) pada Bakteri Salmonella typhi ATCC 14028. Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan. 8(1): 88-101.

Oentari, O.D. 2018. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol, Fraksi n-Heksan, Fraksi Etil Asetat dan Fraksi Air Dari Biji Pepaya (Carica papaya, L) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923. Skripsi. Fakultas Farmasi. Universitas Setia Budi Surakarta.

Pratiwi, D., Dila, Q.S., Elsya, M., Putri, W dan Syfa, D.A. 2021. Isolasi Senyawa Kumarin pada Tanaman. Syntax Idea. 3(7): 1577-1584.

Santos., Sónia, A.O., Cátia, M., Carla, P., Armando, J.D.S dan Sílvia, M. Rocha. 2019. Current Challenges and Perspectivesforthe Useof Aqueous Plant Extractsinthe Management of Bacterial Infections: The Case-Study of Salmonella enterica Serovars. International Journal of Molecular Sciences. 20(940): 1-17.

Sitepu, N., Ave, O.R dan Anggelia, P. 2022. Efektivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Kulit Nanas (Ananas comosus) n-heksana Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923. JOMS. 2(1): 59-67.

Sundari, I. 2020. Karakterisasi Morfologi Dan Kualitas Buah Tanaman Nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) Lokal di Kabupaten Siak. Skripsi. Fakultas Pertanian dan Peternakan. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Suwanditya, R.K., Yoga, W.W dan Sri, A.S. 2020. Peran Senyawa Flavonoid dan Glikosida Jantung dalam Aktivitas.

Downloads

Published

2023-11-26